DPC GWI Menyoal Terkait Realisasi Banprov & DD Desa Lewibalang Cikeusik Yang Diduga Di Manipulasi Oleh Kades

DPC GWI Menyoal Terkait Realisasi Banprov & DD Desa Lewibalang Cikeusik Yang Diduga Di Manipulasi Oleh Kades

alpawolfnews.com, Pandeglang, Banten | Dewan Pengurus Cabang Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Pandeglang menyoal terkait Desa Leuwi Balang, Kecamatan Cikeusik, Provinsi Banten, yang kembali menuai sorotan setelah muncul dugaan penyimpangan dalam penggunaan bantuan keuangan dari Provinsi Banten (Banprov). Bantuan tersebut mencakup program pembangunan jamban keluarga dan proyek pembangunan jalan rambat beton di Kampung Batubantar, yang kini dipertanyakan masyarakat.

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan bahwa bantuan Jamban tidak terrealisasi secara penuh. Hanya dua dari sepuluh KPM yang menerima alat, dan salah satu KPM menyampaikan kepada media bahwa bantuan yang diterima hanya berupa kloset, semen, paralon, dan bahan lain yang tidak memadai dan KPM juga mengaku harus menjemput sendiri bantuan tersebut ke Rumah Kepala Desa dengan ongkos pribadi, Selain itu, alat-alat yang diberikan di salah satu KPM dan semen yang diterima pun sudah mengeras, menimbulkan kekecewaan lebih lanjut.

Selain itu, proyek rambat beton di Kampung Batubantar juga menjadi bahan perbincangan. Proyek dengan volume 1 meter x 60 meter x 10 cm yang dibiayai sebesar Rp19.766.000 ini menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti retakan di beberapa bagian, meskipun baru beberapa saat selesai dikerjakan. Warga setempat mempertanyakan kualitas pekerjaan yang diduga dilakukan asal-asalan.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan tindakan untuk menyelidiki dugaan penyelewengan ini dan memastikan agar bantuan Banprov digunakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

L. Irawan, Sekretaris DPC GWI Pandeglang menyampaikan kepada awak media "Kami Menduga Bukan hanya Banprov dan Realisasi Rambat Beton, kami juga menduga ada permainan dalam Realisasi DD dari tahun 2023-2025 Desa Lewibalang, yang paling kami soalkan terkait Realisasi Ketapang, BUMDes dan Honor LKD Yang kami duga syarat akan KKN" paparnya.

Lajut L. Irawan, insya allah kami akan layangkan Laporan Pengaduan terkait dugaan Manipulasi DD Desa Lewibalang dari tahun 2023-2025" tutupnya. (Ira/Red)