PT. Nindya Karya Perusahaan Plat merah, Kok jadi contoh buruk bagi para kontraktor
Pandeglang,alpawolfnews.com | PT Nindya Karya (Persero) yang mengerjakan proyek Jaringan Irigasi D.I Cisata Ta. 2025 yang terletak di Desa Kubangkondang dan Kondangjaya kecamatan Cisata, dengan nilai milyaran rupiah ini, terkesan minim informasi dan diduga bergaya penguasa, mungkin karena perusahaan milik negara (BUMN) atau memang sudah merasa perusahaan kuat sehingga abaikan konsep kearifan lokal. (Sabtu/27/9/25).
Banyak aktifis dilingkungan pekerjaan tersebut yang merasa aneh dan kecewa, bagaimana tidak perusahaan plat merah tersebut malah mencotohkan prilaku yang tidak baik, perusahaan Plat merah seharusnya menjadi contoh buat pengusaha-pengusaha lokal namun ini malah menjadi contoh buruk bagi dunia kontraktor.
Wk Dpc Bppkb Banten Kabupaten Pandeglang A.khotib mengatakan kami selaku warga Pandeglang merasa tidak dihargai, Pihak pelaksana pekerjaan seharusnya terlebih dahulu melaksanakan Konsultasi Publik, Adakan Pertemuan dan Konsultasi dengan Masyarakat (PKM) untuk mendapatkan masukan, tanggapan, dan kesepakatan dari masyarakat, Tokmas dan Toga serta instansi terkait mengenai rencana proyek, bukan seenak Dewe mentang-menatang perusahaan plat merah.
Masih kata Khotib, pihaknya sangat mendukung semua program pemerintah selama itu bertujuan positif bagi masyarakat, namun apabila suatu pengusaha sudah tidak menghargai kearifan lokal, sudah mengabaikan peraturan pemerintah dan adat maka jangan salahkan kami apabila kami melakukan aksi, menyetop kendaraan pembawa material yang lewat kewilayah kami.
Selain itu Wk Dpc Bppkb itupun mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan aparat terkait, tentang rencana aksinya sebelum pihak perusahaan benar - benar menempuh kewajibannya. Tegasnya
Sementara Pelaksana Lapangan PT. Nindya Karya Sunarjo saat dikonfirmasi tidak bisa menjawab beberapa pertanyaan kami, dia hanya mengatakan, Nanti selanjutnya yang tindak lanjuti dari humas kami. Tutupnya @Redkh

Kresna 














